Beberapa waktu lalu ibu bilang kalau seseorang sakit dan ibu pun keceplos,"Kasihan anaknya laki-laki semua."
Suami juga pernah cerita kalau tetangganya dulu sangat berharap salah satu anaknya adalah perempuan karena dia bilang siapa yang bakal ngurus dia kalau tua kalau bukan anak perempuannya.
Secara umum begitulah pandangan mayoritas orang terhadap anak laki dan perempuan dalam hal mengurus orang tua yang telah lanjut. Tapi bukan pula mimpi jika bahwa ada pula anak laki yang mengurus orangtua dengan penuh kasih sayang.
Ibu Bapak mertua saya saat ini tinggal dengan adik ipar laki-laki. Bapak mertua sudah sakit-sakitan karena punya diabetes dan tekanan darah tinggi yang sudah menahun bahkan pernah kena stroke ringan. Alhamdulillah adik ipar laki-laki begitu sayang, rela membersihkan rumah, bantu cuci piring bahkan ngepel tetesan pipis yang tak tertahan. Jarang sekali di jaman sekarang ini bisa ketemu anak laki-laki yang mau melakukan perbuatan mulia seperti ini. Semoga Allah swt memberikan banyak rewards kepada adik iparku ini.
Saya pikir pola pikir terhadap anak laki dan perempuan seperti di atas hanyalah pola pikir bangsa kita di Indonesia saja. Rupanya di Amerika pun ada pandangan yang sama. Ada teman yang ibunya yang telah menjanda sakit sehingga dia harus taking care ibunya dari mulai ke dokter, ngecek obat2annya, dsb. Dia pun bilang kalau di Ameriak pun dikenal pepatah: The son is the son until he takes a wife and the daughter is the daughter for the rest of her life.Dia pun bertanya apakah saya pernah mendengarnya? Saya pun menggeleng kepala sambil mikirin kalimat itu. Saya sebagai wife dari seorang laki-laki dan juga daughter dari seorang ibu yang masih hidup. Apakah saya telah membuat seorang anak laki-laki itu bukan lagi seperti anak bagi orang tuanya? Dan apakah saya tetap menjadi seorang anak perempuan yang memang taking care sama ibu yang masih hidup? Saya belum memikirkan terhadap anak, karena kalaupun Allah memberi karunia anak kepada saya itu sudah suatu rejeki yang saaaangat berharga... tanpa harus berharap laki atau perempuan.
Ya Allah , jadikanlah aku anak dan istri (semoga bisa jadi orang tua) yang shaleh sehingga masih bisa menghantarkan amalan bagi kedua orang tuaku dan pendamping suami yang tak lekang menyayangi dan menjaga kedua orang tuanya.